Call Supplier Pipa  Call Us Now

+6231 7871530 / +6281 216 7979 95

Tips Memasang Spool Pipa HDPE

Spool pipe hdpe

Spool pipa, adalah teknik penyambungan yang juga biasa disebut dengan teknik flangee to flangee join. Jenis teknik sambung ini biasa digunakan untuk berbagai jenis pipa, dari pipa besi, pipa PVC sampai pipa HDPE. Nah, ingin tahu cara pemasangan spool pipa HDPE yang baik dan benar, berikut diantaranya.

Selain karakter bahan dasar pembuat, fungsi pipa sering bergantung pada kualitas sambungan antara satu dengan yang lain. Karena sebaik apapun pipa, kebocoran kerap terjadi karena sistem penyambungan yang kurang diperhatikan. Banyak cara yang sering digunakan dalam hal ini, salah satunya teknik flange to flange joint.

Lalu untuk melakukan teknik sambung ini pada pipa HDPE, apa saja yang diperlukan. Seperti teknik sambung yang lain, material yang diperlukan adalah aksesoris fitting, berupa Flangee dan stub end. Keduanya disiapkan dengan diameter yang disesuaikan dengan pipa.

Umumnya, satu batang pipa memiliki masing-masing sepasang stub end dan flangee, yang nantinya akan dipasang di masing-masing ujung pipa. Bagian ini yang nantinya akan menjadi media penyambung antara satu pipa dengan yang lain.

Untuk melakukan hal tersebut, elemen penting lain adalah alat penyambung. Hal ini bisa Anda penuhi dengan menggunakan mesin pemanas Butt Fusion Joint atau electrical joint. Keduanya biasanya dipasang untuk menyatukan pipa dengan bagian stub end.

Sebelum melakukan hal ini, ada baiknya Anda melakukan beberapa langkah berkesinambungan sebagai berikut :

  1. Tentukan ukuran diameter flangee, stub end dan pipa dengan diameter yang sama. Dalam hal ini flangee bisa masuk ke pipa, tapi akan merekat dengan sempurna saat dipasang menggunakan stub end. Jadi, sebelum memasang stub end, pastikan flangee sudah ada di dalam lingkaran pipa.
  2. Setelah flangee dipastikan masuk (Satu batang pipa memerlukan 2 flangee), penyambungan stub end baru bisa dilakukan. Untuk keperluan ini, pasang dua stub end di setiap ujung pipa.
  3. Pastikan sambungan dilakukan dengan sempurna, sehingga dampak kebocoran di bagian ini bisa diminimalisir seminim mungkin.
  4. Setelah stub end terpasang di kedua sisi, baru pipa disamdung dengan yang lain. Pastikan baut yang digunakan memiliki panjang yang pas untuk menyatukan dua flangee diantara dua batang pipa.
  5. Karena menggunakan flangee tidak berkarat, atau setidaknya dalam kondisi baik. Hal ini akan mengoptimalkan usia penggunaan sesuai dengan harapan.

Kombinasi flange to flange joint dengan sistem pemanasan akan menjadi bagian sempurna bagi teknik penyambungan pipa HDPE. Tak hanya di jenis pipa PE-100 jenis pipa lain juga sering menggunakan teknik ini. Hanya saja, karakter pipa yang istimewa, membuat teknik ini lebih disarankan untuk jenis pipa polietena.