Call Supplier Pipa  Call Us Now

+6231 7871530 / +6281 216 7979 95

Penambangan Ramah Lingkungan dengan Pipa HDPE

Pipa-HDPESupplier pipa Surabaya – Dampak buruk kegiatan penambangan adalah kerusakan lingkungan sekitar. Selain perubahan geografis yang berpengaruh pada kerusakan ekosistem, hal ini juga sering berpengaruh pada dampak pencemaran lingkungan sekitar akibat zat buangan bahan kimia berbahaya. Tak ingin melakukan hal ini, Pipa HDPE solusinya.
Selain air, banyak material lain yang terbuang dalam saluran limbah di kegiatan pertambangan. Diantaranya material mineral tambang dan bahan bakar minyak yang terbuang bersama air. Tanpa penanganan yang baik dan tepat, hal ini akan membuat dampak pencemaran lingkungan semakin besar.
Untuk kebutuhan pertambangan, pada dasarnya banyak pilihan pipa yang bisa digunakan. Mulai dari jenis pipa PVC yang berharga ekonomis sampai pipa besi yang memiliki ketahanan luar biasa terhadap benturan. Sayangnya, kelemahan keduanya membuat kedua jenis pipa tersebut tak lagi digunakan untuk kebutuhan pertambangan modern.
Saat ini kegiatan pertambangan modern biasanya menggunakan jenis pipa tangguh, tapi tak rewel saat digunakan. Karena sebaik apapun pipa, jika ditengah jalan bocor, fungsinya hanya merepotkan pekerjaan dan proses pembiayaan. Dan hal tersebut bisa kita jumpai pada karakter pipa HDPE.
Kenapa harus pipa jenis ini? Dalam hal sifat, jenis pipa dengan bahan baku polyethylene berdensitas tinggi ini memiliki karakter seperti pipa besi dalam hal kekuatan. Dimanan selain lebih fleksibel, jenis pipa ini memiliki tingkat
Popularitas pipa jenis PE-100 untuk pertambangan juga sering dipilih karena berat material yang relatif ringan (Ketimbang pipa besi). Sehingga pengangkutan dan aplikasi pemasangannya dapat berjalan tanpa tambahan alat berat dan sebagainya. Sehingga selain efektif, hal ini akan menghemat pengeluaran.
Kegiatan penambangan bisa jadi lebih ramah lingkungan saat kita menggunakan pipa HDPE. Terlebih jika hal ini ditunjang dengan pembuatan jalur pipa dan pengolahan limbah yang baik. Sehingga optimalisasi limbah dapat diantisipasi sebelum memberi dampak buruk bagi lingkungan sekitar.
Sumber : http://pojokkontraktor.blogspot.com